Penulis: Pak Shodiq (dicq.eka@gmail.com, Fb: Pak Shodiq)
Sore itu, saya dan kawan saya
hendak bertamu ke rumah begawan Sastra jawa. Suparto Brata, apakah Anda tahu
nama itu? Sebagai orang jawa, bilamana tak tahu maka bolehlah saya menyebutnya Wong
Jawa Ilang Jawane. Betapa tidak, tokoh kita ini merupakan sastrawan yang
konsisten memperjuangkan hidupnya dalam kesusastraan jawa (berbahasa jawa).
Semasa mudanya dulu, aktif mengisi majalah-majalah berbahasa jawa; sebut saja
misalnya Penyebar semangat, jaya baya, Joko Lodhang). Tak hanya melalui
majalah, novel dan cerpennya juga lebih banyak menggunakan bahasa jawa. Yang
mendapatkan penghargaan dari pemerhati sastra daerah yakni Rancage di bawah
asuhan Ajib Rosidi yakni kumpulan cerpennya TREM (Pustaka Pelajar, 2000). Banyak
juga karyanya yang langsung diterjemahkan ke bahasa Belanda, Inggris, Prancis.

